SOLO – Wali Kota Solo Joko “Jokowi” Widodo menghindar dari pencalonan dirinya sebagai Manajer Persis pada Liga Indonesia (Ligina) 2008. Sayangnya, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo itu tak menyampaikan alasannya.
Jokowi menyatakan, masih banyak figur yang layak dicalonkan sebagai kandidat Manajer Laskar Sambernyawa, julukan Persis. Salah satu nama yang direkomendasikan Jokowi sebagai calon kandidat Manajer Persis adalah Dwi Heriyanto B. “Tidak masalah kalau saya dicalonkan sebagai Manajer Persis. Tapi, kan masih banyak figur lain yang juga cukup kompeten untuk menangani Persis,” ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, Dwi yang saat ini tercatat sebagai General Manajer Kandatel Solo dianggap mampu mengelola Manajemen Persis. “Saya rasa, dia layak dicalonkan sebagai Manajer Persis. Dia ini masih muda, jadi cukup energik untuk mengangani tim sepak bola,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Persis F.X. Hadi Rudyatmo mengaku tak mempermasalahkan mundurnya Jokowi dari pencalonannya sebagai Manajer Persis. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo itu, mundurnya Jokowi merupakan hal wajar. Apalagi, kesibukannya sebagai Wali Kota Solo jelas tak bisa ditinggalkan.
Lantas, bagaimana tanggapan pria yang akrab disapa Rudy itu atas rekomendasi Jokowi yang mengajukan Dwi Heriyanto sebagai kandidat kuat Manajer Persis?. “Saya akan bawa nama-nama yang disodorkan Pak Wali ke rapat pleno pengurus,” jelas Rudy.
Selain Dwi Heriyanto, nama Manajer Persis saat tampil di Divisi I Sumartono Hadinoto turut meramaikan bursa pencalonan manajer. Selanjutnya, nama-nama kandidat Manajer Laskar Sambernyawa dibawa dalam rapat pleno pengurus yang akan digelar pekan pertama Maret ini.
Terpisah, Dwi Heriyanto ketika dikonfirmasi tidak bisa memberikan jawaban secara pasti. Hanya saja, Dwi Heriyanto secara tegas menolak pencalonannya sebagai Manajer Persis. “Ah, itu hanya bisa-bisanya Pak Wali dan Pak Wawali saja. Tidak mungkin saya mampu menangani Persis,” tukas Dwi.
Meski demikian, Dwi mengaku sudah punya komitmen dalam membantu mengatasi masalah pendanaan Persis. Bahkan, dia mengakui jika rencana tersebut sudah dibicarakan secara serius dengan Rudy.
Salah satu mekanisme kerjasamanya adalah dengan penggalangan dana melalui short massage service (SMS). “Saat ini kami sedang menyusun proposalnya. Mungkin minggu depan saya akan bertemu dengan Pak Wali untuk membicarakan masalah ini,” jelas Dwi.
Ditulis oleh selarasfm
Ditulis oleh selarasfm